Bupati Indramayu Resmikan Penataan Alun-alun Puspawangi

Safaro
.
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 21:19 WIB
Bupati Indramayu, unsur Forkopimda dan undangan lainnya menyaksikan petugas menuangkan tanah dan air yang dibawa masing-masing Camat ke tempat khusus untuk selanjutnya diurug ditengah-tengah Alur Puspawangi. (saprorudin)

iNewsIndramayu.id

Bupati Indramayu Nina Agustina meresmikan dimulainya penataan Alun-alun Rakyat (Alur) Indramayu, Jum’at (5/8/2022).  Alur yang dinamai Puspawangi ini mulai ditata sejak Agustus 2022 hingga 5 bulan kedepan.

Penataan alur di depan Kantor Bupati Indramayu ini ditandai dengan tasyakuran dan  penyiraman serta pengurugan tanah ditengah alur.  Air dan tanah tersebut diambil dari 31 wilayah kecamatan di Kabupaten Indramayu yang dibawa oleh masing masing Camat.

Hadir pada kesempatan tersebut Forkopimda Indramayu, Sekda Indramayu, sejumlah kepala perangkat daerah, kepala BUMN dan BUMD Indramayu, Ketua PCNU Indramayu, 31 Camat, 309 kepala desa dan 8 lurah yang ada di Kota Mangga sebutan lain Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu mengatakan, tasyakuran penataan Alur Puspawangi ingin memohon restu dari masyarakat Indramayu agar pada proses pengerjaannya bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apapun demi terwujudnya 10 program Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat).

“Saya atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Indramayu memohon doa restunya agar pembangunan kurang lebih sekitar 5 bulan ke depan insya Allah menjadi Indramayu yang Bermartabat,” katanya.

Menurutnya, program ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi alun-alun terbuka publik, adapun penataan program ini didasari Peraturan Daerah No 9 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Indramayu Tahun 2021.

Pada proses penataannya kata dia, bagian lapangan alur akan diubah secara keseluruhan dan menjadi terbuka untuk memberikan fasilitas ruang publik yang dapat diakses dengan mudah oleh  masyarakat.

Keberadaan Alur nantinya diharapkan akan mampu memberikan daya tarik tersendiri sebagai etalase pusat pelayanan pemerintahan juga pusat edukasi, sosial, agama dan kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Indramayu.

“Kita akan bangga memiliki Alun-alun ini dan tidak akan malu dengan daerah lain,” ungkapnya.

Nina berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan tak terkecuali tidak menjadi tempat berkumpulnya demo, karena pemerintah daerah akan memfasilitasi di tempat yang khusus untuk mengutarakan aspirasinya.

“Setelah nanti Alur Puspawangi dibuka  tolong dijaga kebersihannya. Jika nanti ada yang mau demo, saya akan membuat taman sendiri namanya Taman Aspirasi Rakyat Indramayu (TARI), kita kasih panggung untuk mereka mengungkapkan aspirasi, tapi saya berharap agar para camat dapat menyelesaikan permasalahan di lapangan, sehingga tidak harus demo ke kabupaten,” harapannya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Kabupaten Indramayu Aep Surahman mengatakan, pembangunan Alur merupakan tempat sosialisasi, tempat berkumpul dan bersilaturahmi antar masyarakat dan pemimpinnya.

“Melalui kesempatan ini kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Indramayu untuk melaksanakan tasyakur atas semua nikmat dan keberkahan yang Allah berikan. Semoga kegiatan penataan Alur Indramayu Puspawangi dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat diridhai oleh Allah SWT. (safaro)

 

Editor : Tomi Indra Priyanto
Bagikan Artikel Ini