Panglima TNI dan Bupati Nina Tangani Pengobatan Bocah Indramayu Telan Kunci Gembok

Safaro
.
Jum'at, 23 September 2022 | 08:19 WIB
Zul, bocah Indramayu telan kunci gembok akan menjalani pengobatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Jakarta. (istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Zulzalaly Wal Ikhrom (8 tahun), bocah Indramayu yang tak sengaja menelan kunci gembok hingga bersarang di perutnya  mendapat respon Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa. Panglima TNI dan Bupati Indramayu, Nina Agustina memfasilitasi pengobatannya.

Jenderal Andika dikabarkan telah memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) agar membawa Zul ke Jakarta untuk berobat. Rencananya, Zul panggilan sehari-hari Zulzalaly Wal Ikhrom akan ditangani tim medis Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Jakarta.

"Iya benar, akan dibawa ke Jakarta. Panglima TNI bahkan memberikan atensi khusus untuk Zul," kata Direktur RSUD Indramayu, dr Deden Bonni Koswara, dalam keterangannya, Kamis, (22/9/2022).

Dijelaskan Deden, penanganan cepat terhadap Zul tidak terlepas dari peran Bupati Indramayu, Nina Agustina. Gercep Nina, kata Deden, membuka peluang Zul ditangani dengan baik dan berpeluang sangat besar untuk sembuh.

"Seluruh biaya yang dikeluarkan saat berobat di RSUD Indramayu karena keluarga tidak memiliki kartu BPJS, telah ditanggung semua oleh Ibu Bupati Nina," tutur Deden.

Bahkan menurut Deden, Nina Agustina juga memfasilitasi seluruh keperluan Zul dan keluarga yang akan berangkat ke Jakarta pada Kamis, 22 September 2022, malam ini.

"Selama menjalani pengobatan disana, akan menjadi tanggungan ibu Bupati. Minta doanya agar kunci yang berada dalam perut Zul bisa diangkat sehingga Zul akan kembali normal," ujar Deden. 

Diketahui, tanpa sengaja bocah yatim warga Kelurahan Lemahabang, Kecamatan/Kabupaten Indramayu menelan kunci gembok rumahnya. Kunci gembok itu akhirnya bersarang di lambung Zul.

Tertelannya kunci gembok ini terjadi pada hari Rabu tanggal 14 September 2022 malam. Saat itu, Zul baru selesai mengerjakan tugas sekolahnya dan berbaring main handphone  sambil menggigit kunci gembok dan tanpa sadar tertelan. (safaro)

 

 

Editor : Tomi Indra Priyanto
Bagikan Artikel Ini