get app
inews
Aa Text
Read Next : Indramayu Mundur dari Tuan Rumah Peparda 2026, Atlet NPCI Kecewa

Polisi Undang Kadisdukcapil Indramayu Terkait Kasus Remaja Tewas di Jaksel

Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:25 WIB
header img
Ilustrasi police line. (Foto: Ilustrasi/iStock)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu, Akhmad Budiharto, menyatakan siap memenuhi undangan Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan klarifikasi terkait identitas korban remaja berinisial RTA (14) yang ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Seizin Pak Bupati, besok kami akan memenuhi undangan Polres Metro Jakarta Selatan terkait hal tersebut untuk konfirmasi data kependudukan,” ujar Akhmad Budiharto saat dikonfirmasi, Rabu, 15 Oktober 2025.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan penelusuran internal untuk memastikan data yang digunakan korban dalam dokumen kependudukan.

“Kami coba konfirmasi terlebih dahulu besok, ya,” tambahnya.

Kasus kematian RTA menjadi sorotan publik setelah korban yang disebut bekerja sebagai terapis spa ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 2 Oktober 2025 dini hari. Awalnya, polisi memperkirakan usia korban sekitar 25 tahun, namun hasil penyelidikan mengungkap dugaan bahwa korban masih di bawah umur.

Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu, mengatakan pihaknya mengundang Dinas Dukcapil Indramayu untuk memastikan keabsahan identitas korban.

“Kita sedang koordinasi dengan Dukcapil di Indramayu. Minggu ini kita undang untuk memastikan apakah identitas yang digunakan korban itu palsu, atau milik keluarga maupun temannya,” kata Citra kepada wartawan, Selasa, 14 Oktober 2025 seperti dikutip dari iNews.id.

Polisi juga tengah mendalami dugaan eksploitasi anak dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kasus ini. Dinas Dukcapil Indramayu dijadwalkan hadir di Jakarta pada Kamis, 16 Oktober 2025 untuk memberikan klarifikasi langsung kepada penyidik terkait data kependudukan yang digunakan oleh korban. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut