get app
inews
Aa Text
Read Next : Perebutan Kursi Kuwu PAW Ujunggebang Memanas, Ini Daftar Kandidatnya

Pintu Bendungan Cipondoh Rusak, Banjir Kiriman Rendam 15 Rumah di Kroya Indramayu

Rabu, 07 Januari 2026 | 18:20 WIB
header img
Kondisi pemukiman di Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu saat banjir kiriman dari sungai Cipondoh, Rabu, 7 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Masalah klasik banjir kiriman kembali menghantui warga Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Sebanyak 15 rumah di wilayah RT 15 terendam air luapan Sungai Cipondoh dengan ketinggian mencapai 50 centimeter pada Rabu, 7 Januari 2026.

Banjir yang mulai masuk ke pemukiman sejak pukul 07.00 WIB ini disinyalir bukan sekadar faktor alam, melainkan akibat kerusakan infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki.

Lurah Desa Kroya, Dartim, mengungkapkan bahwa biang keladi banjir kali ini adalah macetnya pintu pembuangan (tutupan) di Bendungan Cipondoh. Hal ini membuat debit air kiriman yang tinggi tidak terbendung dan meluap ke area pemukiman warga di Blok Portal.

"Kalau pintu pembuangannya tidak macet, sebenarnya bisa ditangani. Tapi karena rusak, air tidak bisa dibuang dan akhirnya meluap ke sini," ujar Dartim saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Petani Lumpuh, Akses Terputus 

Tak hanya merendam hunian, banjir juga melumpuhkan urat nadi ekonomi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani. Akses jalan menuju lahan pertanian terendam air setinggi lutut orang dewasa, membuat para petani tidak bisa turun ke sawah.

"Aktivitas pertanian lumpuh total. Jalur utamanya tertutup luapan air yang melewati senderan bendungan," tambahnya.

Laporan ke BBWS Tak Kunjung Direspon

Ironisnya, kerusakan pintu Bendungan Cipondoh ini bukan masalah baru. Dartim mengaku pihak pemerintah desa sudah melaporkan kerusakan tersebut ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sejak musim kemarau lalu.

Namun, hingga debit air sungai meningkat di musim penghujan ini, belum ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk memperbaiki fasilitas vital tersebut.

"Sudah kami laporkan sejak musim kemarau tahun ini, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan dari pihak BBWS," keluh Dartim. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut