get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Indramayu Gelar Buka Bersama dengan PKS di Pendopo

Bupati Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Siapkan Penanganan Komprehensif

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:02 WIB
header img
Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau sejumlah titik banjir di wilayah Indramayu. (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.idBupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu, Rabu, 28 Januari 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan secara menyeluruh.

Peninjauan dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Indramayu, Arahan, dan Cantigi. Di Kecamatan Indramayu, Bupati mengunjungi Perumahan BDI 2, Perumahan Cidayu, Margalaksana 1, Spot Center, serta Desa Pekandangan Blok Sutajaya.

Selanjutnya, Bupati melanjutkan peninjauan ke Kecamatan Arahan dengan menyambangi Desa Arahan Lor dan Desa Pranggong, sebelum menutup rangkaian kegiatan di Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi.

Dalam keterangannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara simultan, berkelanjutan, dan komprehensif.

“Jika banjir sudah terjadi, langkah awal yang kita lakukan tentu penyedotan air dan normalisasi. Namun, kita juga harus melihat lebih dalam, karena saat ini muncul beberapa titik banjir baru,” ujar Lucky Hakim.

Ia menjelaskan, munculnya titik banjir baru disebabkan oleh meningkatnya debit air serta adanya pembangunan saluran air yang masih dalam proses pengerjaan dan belum sepenuhnya rampung.

“Kemarin kita lihat ada beberapa pembangunan saluran air yang belum selesai sehingga menimbulkan dampak. Kalau semua sudah rampung, aliran air seharusnya lebih lancar. Saat ini masih ada sodetan-sodetan yang belum tersedia,” jelasnya.

Selain itu, Lucky Hakim juga menyoroti kondisi kontur wilayah serta perkembangan kawasan permukiman baru yang belum didukung sistem drainase memadai.

“Ada aliran air yang posisinya lebih tinggi dari permukiman. Ditambah pembukaan perumahan baru yang saluran air existing-nya belum tersedia. Ini semua sedang kita evaluasi,” tambahnya.

Untuk wilayah yang sudah tergenang, Bupati Indramayu memastikan penanganan cepat tetap dilakukan, termasuk penyedotan air dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

“Jika sudah ada genangan, kita sedot. Kemudian di daerah yang membutuhkan bantuan, BPBD siap, termasuk dapur umum dan langkah darurat lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, banjir yang melanda Perumahan BDI 2 dan sekitarnya di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, sempat mencapai ketinggian hingga satu meter dan masuk ke rumah warga.

Ketua RW 12 Kelurahan Margadadi, Egi Prasetyo, mengatakan kawasan tersebut menjadi titik pembuangan air dari sejumlah perumahan di sekitarnya. Namun, saluran air yang sempit serta sedimentasi tanah yang tinggi membuat aliran air tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

“Kemarin kondisinya parah sekali, air masuk ke rumah warga sekitar satu meter. Itu yang paling tinggi,” ujar Egi.

Menurutnya, normalisasi saluran air menjadi kebutuhan mendesak agar banjir tidak terus berulang.

“Pembuangan air semuanya ke sini. Salurannya kecil dan sempit, ditambah sedimentasi tanah yang tinggi. Jadi memang harus ada normalisasi,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan solusi jangka panjang, salah satunya dengan membangun saluran baru atau sodetan menuju Kali Praja Gumiwang.

“Harapan kami dibuatkan saluran baru atau sodetan ke arah Kali Praja Gumiwang,” tegas Egi.

Selain itu, warga juga mendorong percepatan realisasi pembangunan rumah pompa di kawasan Perumahan BDI.

“Kalau bisa ada pengurasan sedimentasi, pelebaran saluran, dan direalisasikannya rumah pompa di BDI. Jangan sampai pemerintah hanya datang secara simbolis. Kami butuh realisasi nyata,” tandasnya. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut