Empat Desa di Terisi Indramayu Jadi Prioritas Mitigasi Banjir
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Indramayu, Camat Terisi, Boy Billy Prima, bergerak cepat melakukan berbagai langkah mitigasi banjir di Kecamatan Terisi. Perhatian utama difokuskan pada penguatan tanggul di sepanjang aliran sungai alami yang dinilai memiliki risiko tinggi meluap ke pemukiman warga, Kamis, 29 Januari 2026.
Berbeda dengan jalur irigasi Rentang yang telah dimodernisasi dengan beton permanen, aliran Sungai Cipanas dan Cilalanang saat ini masih berstatus sungai alami. Hal ini menjadikan kedua jalur air tersebut sebagai prioritas pengawasan ketat pemerintah kecamatan bersama pihak BBWS.
Berdasarkan hasil pemetaan lapangan, terdapat empat titik tanggul kritis yang tersebar di wilayah Desa Karangasem, Ludoyong, Karanganyar, hingga Cibereng. Di titik-titik tersebut, upaya penguatan fisik telah dilakukan sebagai langkah darurat menahan debit air yang terus meningkat.
"Titik-titik rawan tersebut sudah dilakukan penanganan darurat berupa cerucukan dan penggunaan alat berat untuk memperkuat tanggul. Kami juga menyiapkan karung berisi tanah untuk mempertebal bagian tanggul yang kondisinya tipis," ujar Boy Billy Prima.
Meskipun pengecekan terakhir menunjukkan kondisi debit air masih dalam batas aman, pemerintah setempat mengimbau warga di bantaran sungai untuk tidak menurunkan level kewaspadaan.
"Saat ini yang perlu kita waspada dan siaga adalah Cipanas dan Cilalalang. Tapi, walaupun statusnya siaga, sampai detik ini tadi pagi dilakukan pengecekan itu masih aman," pungkasnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto