Misteri Penemuan Mayat di Sungai Cibuaya Indramayu, Identitas Belum Terkuak!
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Misteri masih menyelimuti penemuan mayat tanpa identitas (Mister X) yang tersangkut di bendungan remen Sungai Cibuaya, Blok Tegal Bedug, Desa Tamansari, Sabtu (21/2/2026). Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya keras mengungkap siapa sosok pria yang ditemukan tewas mengenaskan tersebut.
Ketiadaan kartu identitas di lokasi kejadian memaksa petugas bekerja ekstra dengan mengandalkan ciri-ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakan korban sebagai petunjuk utama bagi pihak keluarga.
Penemuan jasad ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas dari Unit Reskrim Polsek Lelea yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, namun tidak menemukan satu pun dokumen jati diri di tubuh korban.
Kapolsek Lelea, AKP Heriyanto, menegaskan bahwa pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan secara mendetail untuk mengumpulkan bukti awal.
"Kami menerima laporan informasi dari masyarakat dan segera menerjunkan piket siaga Unit Reskrim Polsek Lelea ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP atas temuan mayat yang tersangkut di bendungan remen Sungai Cibuaya, Blok Tegal Bedug," ujar AKP Heriyanto.
Satu-satunya harapan untuk mengungkap jati diri korban saat ini adalah melalui ciri pakaian yang melekat di tubuhnya. Berdasarkan data kepolisian, korban ditemukan mengenakan kaos merah bertuliskan "Jeans", celana lepis warna hitam, serta celana dalam dan miniset.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut agar segera melapor.
"Adapun mayat tersebut hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Selanjutnya, korban dilakukan evakuasi oleh tim gabungan yang terdiri dari TIMSAR dan tim identifikasi dari piket siaga Sat Reskrim Polres Indramayu," jelas AKP Heriyanto.
Setelah dievakuasi dari aliran sungai, jasad "Mister X" ini langsung dibawa ke rumah sakit. Tim identifikasi dari Polres Indramayu akan menggunakan metode ilmiah guna melacak identitas melalui sidik jari maupun data medis lainnya.
Penyelidikan mendalam juga tengah dilakukan untuk mengetahui apakah korban merupakan warga lokal atau hanyut dari wilayah lain ke Sungai Cibuaya.
"Korban telah dibawa ke RSUD untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut serta penyelidikan guna mendalami penyebab pasti kejadian ini," pungkas AKP Heriyanto.
Saat ini, keterangan dari saksi-saksi seperti Jamaludin dan Lurah Desa Tamansari terus dikumpulkan. Bagi warga yang memiliki informasi terkait identitas pria dengan pakaian tersebut, diharapkan segera menghubungi Mapolsek Lelea untuk membantu proses pengungkapan kasus. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto