get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Indramayu Gelar Buka Bersama dengan PKS di Pendopo

Diminta KDM Prioritaskan Warga Miskin, Lucky Hakim Tunda Anggaran Olahraga Rp200 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:13 WIB
header img
Bupati Lucky Hakim saat memberikan keterangan pers mengenai sport center Indramayu, Selasa (23/6/2026). (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Penataan sarana publik dan pemeliharaan infrastruktur rekreasi di daerah sering kali harus berhadapan dengan penyesuaian skema anggaran yang dinamis. Keterbatasan ruang fikal memaksa pemangku kebijakan untuk menetapkan skala prioritas yang ketat demi menjamin pemenuhan kebutuhan hajat hidup orang banyak terlebih dahulu.

Kebijakan ini berimplikasi pada tertundanya beberapa rencana renovasi fasilitas umum yang sejatinya sudah dinantikan oleh masyarakat luas. Salah satu sarana publik yang terdampak penundaan penataan ini adalah kawasan olahraga terpadu Sport Center Indramayu yang kondisinya kini dinilai memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengaku prihatin dengan kondisi fasilitas olahraga di Kabupaten Indramayu, termasuk kawasan Sport Center dan Stadion Tridaya yang dinilai membutuhkan banyak pembenahan. Hal itu disampaikan Lucky Hakim usai menghadiri pertandingan Piala Bupati Indramayu, Selasa (23/6/2026). Keterbatasan sarana pendukung atlet ini menjadi salah satu pekerjaan rumah yang akan diselesaikan secara bertahap oleh jajaran eksekutif daerah.

Menurut Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu sebenarnya sudah sempat menganggarkan ratusan miar rupiah untuk pembenahan fasilitas olahraga. Namun rencana tersebut harus disesuaikan dengan kebijakan prioritas pembangunan dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.

“Kemarin sebenarnya sudah kita anggarkan sekitar Rp200 miliar lebih untuk fasilitas olahraga. Tapi memang belum sesuai dengan kebijakan di provinsi,” kata Lucky Hakim.

Lucky Hakim menjelaskan lebih detail mengenai alasan penundaan serapan anggaran besar tersebut. Pihak otoritas provinsi meminta agar jajaran pemerintah kabupaten memperkuat sektor pelayanan publik utama yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat miskin sebelum menyentuh sektor sekunder seperti arena olahraga.

“Pak Gubernur waktu itu menyamakan persepsi bahwa kita pertama benahi infrastruktur dulu, lalu pendidikan, kesehatan, baru olahraga,” ujarnya.

Lucky menyebut, jika tidak ada hambatan anggaran dari sektor pendapatan daerah, proyek pengerjaan fisik untuk pemulihan kawasan Sport Center Indramayu kemungkinan baru dapat direalisasikan pada tahun 2028 mendatang. Proses pengajuan ulang draf anggaran akan disiapkan secara matang.

“Jadi mungkin saya baru bisa membenahi ini semua di tahun 2028. Mudah-mudahan kalau pemotongan anggaran dari pusat dibuka, sebenarnya bisa lebih cepat dibenahi,” ucapnya.

Meski sarana pendukung latihan para atlet saat ini masih jauh dari kondisi ideal, Lucky Hakim memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran panitia serta seluruh peserta turnamen yang dinilai tetap mampu menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi. Ia juga mengaku bangga melihat potensi atlet muda Indramayu yang tetap mampu tampil maksimal di tengah keterbatasan sarana olahraga. 

“Prihatin juga sebenarnya. Kita lihat banyak anak-anak yang mainnya keren, bagus, tapi fasilitasnya memang masih seperti ini,” katanya.

Namun demikian, Lucky menilai pelaksanaan Piala Bupati tahun ini tetap berjalan sukses dan mendapat sambutan positif yang luar biasa dari warga setempat yang haus akan hiburan sehat.

“Hebatnya panitia, dengan segala kekurangan fasilitas yang ada acaranya tetap berhasil. Masyarakat juga sangat senang. Jadi selamat sekali,” pungkasnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut