INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Angin kencang yang belakangan terus dirasakan warga Indramayu dan wilayah sekitarnya dipastikan berkaitan dengan dinamika atmosfer regional di selatan Pulau Jawa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati menyebut kondisi ini sebagai fenomena yang lazim terjadi pada puncak musim hujan.
Plh Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kertajati, Muhammad Syi’faul Fuad Alhamidi, menjelaskan angin kencang dipicu oleh keberadaan beberapa pusat tekanan rendah di selatan Jawa, serta perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara belahan bumi utara dan selatan.
“Pertama dikarenakan adanya beberapa pusat tekanan rendah di selatan jawa, dan perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di antara belahan bumi utara dan belahan bumi selatan,” ujarnya saat dihubungi, Rabu, 14 Januari 2026.
Ia menjelaskan, angin merupakan pergerakan udara dari tekanan tinggi menuju tekanan rendah. Ketika perbedaan tekanan semakin besar, maka kecepatan angin pun meningkat.
“Angin kan udara yang bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah akibat perbedaan tekanan udara, semakin besar perbedaanya kecepatan angin semakin besar,” jelasnya.
BMKG Kertajati memprakirakan kondisi ini masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, seiring puncak musim hujan yang diprediksi terjadi hingga Februari.
“Kondisi ini wajar di puncak musim hujan yan kita prediksi hingga februari,” kata Fuad.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyertai hujan lebat dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
