INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Dua pekan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, warga mulai memadati Pasar Sandang Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, untuk berburu pakaian Lebaran, Minggu (8/3/2026).
Lonjakan jumlah pembeli tersebut membuat omzet para pedagang meningkat hingga sekitar 100 persen dibandingkan hari biasa.
Pantauan di lokasi, ratusan warga tampak memadati deretan lapak pakaian sejak pagi hari. Para pembeli terlihat berdesakan memilih berbagai jenis pakaian, mulai dari baju koko, kaos, kemeja, gamis, hingga pakaian anak-anak.
Suasana tawar-menawar antara pembeli dan pedagang terdengar hampir di setiap sudut pasar. Sejumlah pembeli juga terlihat sibuk membolak-balik pakaian untuk mencari ukuran dan model yang sesuai.
Salah seorang pedagang pakaian, Agus (34), mengatakan lonjakan pembeli sudah terasa sejak awal Ramadan dan terus meningkat mendekati Lebaran.
“Kalau hari Minggu seperti sekarang memang paling ramai. Dari awal puasa sudah mulai ramai, sekarang semakin banyak pembeli,” katanya.
Agus mengaku telah berjualan di pasar tersebut selama hampir 10 tahun. Pada hari biasa, ia hanya meraih omzet sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta per hari. Namun menjelang Lebaran, omzet penjualannya bisa melonjak hingga Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari.
“Kalau sudah ramai seperti ini, barang yang terjual kadang sampai tidak sempat dihitung,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Pipit (23), mengaku sengaja datang sejak pagi bersama kakaknya untuk membeli pakaian Lebaran bagi dirinya dan keluarga.
“Saya datang ke sini sama kakak saya, beli gamis, celana, sama baju koko. Selain buat saya sendiri, saya juga beli buat orang tua, kakak, dan keponakan,” tuturnya.
Pipit mengatakan dirinya kerap berbelanja di Pasar Sandang Jatibarang karena pilihan model pakaian yang beragam dengan harga yang relatif terjangkau.
“Di sini modelnya banyak dan unik, harganya juga masih terjangkau dibandingkan kalau belanja di mal,” pungkasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
