Pilu, Vika Bocah Asal Indramayu Menderita Kelenjar Getah Bening Sejak Usia 3 Tahun
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Kisah pilu datang dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Seorang anak perempuan bernama Vika Navadilla (5), yang berasal dari Desa Kijaran Wetan, Kecamatan Lohbener, harus berjuang melawan penyakit kelenjar getah bening atau limfadenopati sejak dirinya berusia tiga tahun.
Putri dari pasangan Kurnadi dan Yuyun Wahyuni itu kini hanya bisa pasrah di pangkuan kedua orang tuanya. Kondisi ekonomi keluarga membuat pengobatan Vika terhambat.
Meski memiliki kartu BPJS, keterbatasan biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari membuat orang tuanya kesulitan membawa Vika berobat secara rutin ke rumah sakit.
“Sebelumnya satu bulan sekali periksa di RSUD Indramayu untuk melakukan kontrol, namun belum sembuh-sembuh juga," ucap Kurnadi saat diwawancarai pada Minggu 7 September 2025.
Kesulitan ekonomi yang dialami keluarga ini semakin berat karena anak pertama mereka, Tedi Erlangga, terpaksa putus sekolah. Hasil pekerjaan sebagai petani tidak cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah, sekaligus menutup biaya pengobatan yang sudah mencapai puluhan juta rupiah.
“Utang-utang pengobatan selama dua tahun ini belum bisa kami lunasi. Kami hanya berharap ada bantuan pemerintah atau dermawan untuk biaya pengobatan dan transportasi anak kami,” tambah Kurnadi dengan mata berkaca-kaca.
Hingga kini, belum ada bantuan sama sekali dari pihak manapun. Keluarga hanya bisa berharap ada uluran tangan dari masyarakat agar Vika bisa terus melanjutkan pengobatan dan memiliki harapan untuk sembuh. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto