Warga Krangkeng Indramayu Keluhkan Pabrik Sepatu Tak Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
Ia juga mengungkapkan adanya dugaan praktik pungutan liar dalam proses rekruitmen tenaga kerja.
“Ini sangat miris, seharusnya keberadaan industri mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi malah sebaliknya,” tambahnya.
Masyarakat berharap persoalan ini bisa disuarakan dalam agenda legislatif tingkat provinsi agar ada regulasi yang lebih berpihak pada warga lokal.
Menanggapi hal itu, Gus Asyrof menyampaikan terima kasih atas sambutan masyarakat Krangkeng. Menurutnya, kegiatan sosialisasi perda sekaligus menjadi wadah silaturahmi penting untuk mendengar langsung persoalan warga.
“Interaksi ini penting agar saya bisa mengetahui masalah yang ada di masyarakat. Terkait pabrik sepatu di Krangkeng, ini akan menjadi catatan untuk dibahas di forum rapat legislatif tingkat provinsi,” ujarnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto