get app
inews
Aa Text
Read Next : GG Beraksi 2026 Digelar di Taman Cimanuk Indramayu, Libatkan 150 Peserta Bersihkan Lingkungan

Kisah Rohyanto, Mantan Buruh Bangunan yang Kini Bersiap Naik Haji Berkat Usaha Tempe

Kamis, 01 Januari 2026 | 13:53 WIB
header img
Rohyanto (50) mengecek proses pembuatan tempe di Pabrik miliknya, Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis, 1 Januari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Di sebuah rumah sederhana di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, uap panas mengepul dari kuali besar berisi rendaman kedelai. Di tengah kepulan itu, Rohyanto (50) tampak sibuk memantau produksi tempe yang menjadi nafas hidupnya selama tiga dekade terakhir. Garis-garis di wajahnya menyimpan cerita tentang kerasnya aspal jalanan dan dinginnya rantau orang.

Pria asal Batang ini masih ingat betul memori tahun 1992, saat ia pertama kali menginjakkan kaki di Indramayu. Di usia yang baru 13 tahun, ia harus melupakan seragam SMA demi membantu pamannya.

"Mau lanjut ke SMA, orang tua bilang tidak ada biaya. Akhirnya saya dibawa paman ke sini," kenang Rohyanto, Kamis, 1 Januari 2026.

Cita-citanya menjadi tentara harus ia simpan rapat-rapat, berganti dengan rutinitas mencuci kedelai sebelum fajar menyingsing.

Perjalanan Rohyanto adalah tentang jatuh dan bangun yang ekstrem. Ia pernah merasakan getirnya ditipu agen TKI hingga harus dideportasi dari Brunei karena masalah visa. Namun, momen paling menyesakkan dada adalah ketika usahanya bangkrut dan ia terpaksa menjadi kuli batu di Cilegon.

"Saya sempat jatuh, sampai kerja jadi kuli bangunan. Tapi istri di sini tetap bertahan, dia bikin tempe sedikit-sedikit, keliling ke warung sambil mengurus anak," katanya.

Kini, keringatnya telah berubah menjadi keberkahan. Dari kontrakan sempit yang dulu hanya sanggup mengolah satu lonjor tempe, kini ia sudah mampu membangun rumah permanen dan mendaftarkan diri untuk naik haji. Baginya, setiap butir kedelai adalah titipan Tuhan yang harus dijaga.

Meski kini sudah mapan, Rohyanto tidak ingin anak-anaknya merasakan kepahitan yang sama.

"Saya tekankan pada anak-anak, kamu harus kuliah. Jangan sampai seperti Bapak, mau sekolah SMA saja tidak bisa," pungkasnya. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut