Sekolah Politik di Indramayu, Herman Khaeron Ajak Pelajar Kupas Sejarah Tan Malaka
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Sejarah kelam kemerdekaan Indonesia menjadi topik hangat dalam kegiatan Sekolah Politik di SMK Muhammadiyah Jatibarang. Anggota DPR RI, Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, mendapatkan pertanyaan kritis dari seorang siswa kelas 12 bernama Generis mengenai sosok pahlawan penuh kontroversi, Tan Malaka.
Herman Khaeron menjelaskan bahwa Tan Malaka merupakan sosok pejuang yang memiliki prinsip sosialis sangat kuat. Namun, keteguhannya dalam memegang prinsip tersebut seringkali membuatnya terlibat dalam perselisihan ideologi dengan tokoh bangsa lainnya, terutama terkait strategi menghadapi penjajah.
"Tan Malaka itu pejuang yang sangat keras. Mereka prinsip-prinsip sosialis yang dikedepankan. Oleh karenanya, pada waktu terjadinya kompromi ataupun diplomasi antara Soekarno-Hatta pada waktu itu dengan pihak Belanda, ditentang (oleh beliau)," ujar Herman di hadapan puluhan siswa, Senin, 19 Januari 2026.
Pria yang akrab disapa Hero ini menambahkan bahwa perselisihan pandangan tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya peristiwa berdarah di Kediri pada tahun 1949. Ia menilai, sejarah Tan Malaka memang tidak pernah dikupas secara tuntas dalam kurikulum sekolah pada umumnya.
"Kesejarahannya memang terlalu tidak dikupas sangat tuntas. Namun pada tahun 1949 di Kediri, pada waktu itu terjadi pembunuhan terhadap Tan Malaka. Inilah yang terjadi sebetulnya, sebuah dispute (perselisihan) menurut saya pada waktu itu," tambahnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto