Demo Ricuh di Indramayu Sebabkan Kerusakan Rp100 Juta, Bupati Buka Opsi Lapor Polisi
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Alun-alun Indramayu berujung ricuh dan menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum. Kerugian akibat perusakan tersebut ditaksir mencapai hampir Rp100 juta.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum peserta aksi. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang dirusak merupakan aset milik masyarakat.
“Sangat menyayangkan perusakan fasilitas umum yang dilakukan oleh oknum-oknum pendemo yang ada di alun-alun. Perusakannya lumayan banyak, itu sudah hampir 100 juta,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kerusakan tersebut bukan hal sepele karena menyangkut penggunaan anggaran publik.
“Hampir Rp100 juta itu adalah uang rakyat, tapi dirusak. Di depan sana tulisan Indramayu-nya pun dihancurin semuanya,” katanya.
Menurut Lucky, para peserta aksi sebenarnya telah difasilitasi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di dalam pendopo.
“Mereka teman-teman itu berdemo dan sudah ditemuin, ditemuin tadi ke dalam, difasilitasi ke dalam, ditampung semua yang ingin disampaikan,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menilai tindakan perusakan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Lucky juga membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut.
“Ini kalau begini mungkin kita harus berdiskusi sama Pak Kapolres. Saya rasa itu harus dibenerin. Jangan kita keluar uang lagi. Uang rakyat berbolak-balik habis-habisan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada pelaku untuk bertanggung jawab sebelum langkah hukum diambil.
“Tentu bisa sebenarnya, tapi saya memberikan kesempatan kepada siapa pun pelakunya untuk segera ganti. Itu harus diganti,” tegasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto