get app
inews
Aa Text
Read Next : Krisis Air Bersih, Warga Indramayu Peroleh Bantuan Air

Kekeringan, Warga Indramayu Terpaksa Ambil Air Keruh dari Kolam untuk Minum dan Mencuci

Senin, 03 Agustus 2026 | 09:42 WIB
header img
Krisis air bersih masih dirasakan warga Blok Oyoran, Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Setiap pagi dan sore, sejumlah warga terpaksa mengambil air dari kolam atau embung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Foto: Istimewa).

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id,- Krisis air bersih masih dirasakan warga Blok Oyoran, Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Setiap pagi dan sore, sejumlah warga terpaksa mengambil air dari kolam atau embung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mencuci pakaian hingga menyiapkan air minum, Senin (3/8/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan warga membawa ember dan jeriken menuju kolam yang berada tak jauh dari permukiman. Air kolam yang berwarna hijau itu kemudian dibawa pulang untuk digunakan di rumah. Sebagian warga bahkan mencuci pakaian langsung di tepi kolam karena sulit mendapatkan pasokan air bersih.

Salah seorang warga, Manap, mengatakan air dari kolam juga dimanfaatkan untuk kebutuhan minum. Namun, karena kondisi air berwarna hijau, air tersebut terlebih dahulu diendapkan di dalam jeriken sebelum digunakan.

"Ngambil air, buat minum, tapi diinapkan dulu pakai dirigen," kata Manap.

Ia mengaku pasokan air bersih di wilayahnya sangat terbatas. Meskipun jaringan Perusahaan Air Minum (PAM) masih mengalir, debit air yang diterima warga sangat kecil. Sementara itu, instalasi PAM berukuran besar yang disiapkan untuk masyarakat justru tidak mengalirkan air.

"Di sini airnya susah, PAM jalan tapi airnya kecil banget. Ada PAM besar untuk masyarakat, tidak ada airnya," tandasnya.

Kondisi tersebut membuat warga tidak memiliki banyak pilihan selain memanfaatkan air kolam sebagai sumber air alternatif. Meski kualitas air jauh dari ideal dan berwarna hijau, warga tetap menggunakannya setelah diendapkan karena tidak memiliki sumber air lain.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah agar pasokan air bersih kembali normal, terutama di tengah musim kemarau yang semakin memperparah kekeringan. Mereka juga berharap distribusi air bersih dapat segera ditingkatkan sehingga aktivitas sehari-hari tidak lagi bergantung pada air kolam.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut