Isu Intimidasi Penerima MBG di Indramayu Viral, SPPG Cibereng Buka Suara
INDRAMAYU, InewsIndramayu.id — MBG Cibereng (SPPG Wiralodra) memberikan klarifikasi terkait isu dugaan intimidasi terhadap penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat ramai di media sosial.
Klarifikasi disampaikan pihak Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibereng, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Pihak SPPG menjelaskan kronologi kejadian pada 18 Mei yang menjadi sorotan publik.
Kepala SPPG Cibereng, Hilal Satriya Chandra Obe, mengatakan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah kabar dugaan intimidasi tersebut viral. Pengecekan dilakukan dengan mendatangi kediaman penerima manfaat.
"Kami dari pihak MBG Cibereng langsung mendatangi rumah penerima manfaat yang mengaku mengalami intimidasi. Kami ingin memastikan dan mengecek secara langsung siapa oknum yang datang ke lokasi tersebut," ujar Hilal Satriya Chandra Obe saat ditemui, Rabu (9/9/2026).
Hasil pengecekan kemudian menemukan fakta lain terkait sosok yang menemui penerima manfaat. Menurut Hilal, orang tersebut bukan petugas MBG maupun bagian dari SPPG Cibereng.
"Setelah kami lakukan pengecekan, orang yang datang tersebut bukan berasal dari pihak MBG atau SPPG Cibereng, melainkan seorang kader Posyandu setempat," tegas Hilal.
Hilal menjelaskan, dugaan intimidasi yang beredar berawal dari adanya imbauan kepada penerima manfaat. Imbauan itu berkaitan dengan penyampaian keluhan mengenai menu makanan melalui media sosial.
Namun, pihak SPPG Cibereng menyebut kedatangan kader Posyandu tersebut bertujuan memberikan edukasi. Kader juga membuka ruang komunikasi bagi penerima manfaat yang memiliki keluhan.
"Kedatangan kader Posyandu tersebut sebenarnya untuk memberikan masukan. Beliau menyampaikan bahwa apabila ada keluhan atau masukan terkait program MBG, persoalan tersebut bisa disampaikan terlebih dahulu melalui Posyandu agar nantinya bisa dijembatani secara baik-baik," kata Hilal.
Dengan klarifikasi tersebut, pihak MBG Cibereng menegaskan bahwa sosok yang mendatangi penerima manfaat bukan pengurus atau bagian dari SPPG Cibereng. Penjelasan itu disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Hilal juga menegaskan keterbukaan SPPG Cibereng terhadap kritik dan saran. Menurutnya, masukan dari masyarakat menjadi bagian dari upaya perbaikan kualitas layanan program MBG.
"Hingga saat ini, kami di MBG Cibereng tetap sangat terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Masyarakat maupun penerima manfaat dapat menyampaikan masukannya secara langsung melalui media sosial resmi MBG Cibereng atau melalui relawan terdekat," pungkasnya.
Editor: Tomi Indra Priyanto