Pusaka Pendiri Indramayu Kembali Diarak Keliling Kecamatan

Safaro
.
Selasa, 27 September 2022 | 23:08 WIB
Keturunan Wiralodra ke-10, Raden Ayu Darmaningsih menyerahkan pusaka utama Raden Bagus Arya Wiralodra yaitu Cakra Udaksana kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina, selanjutnya Bupati melepas Kirab Pusaka dan Obor Indramayu Bermartabat keliling ke 31 kecamatan. (saprorudin)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Pusaka  pendiri Kabupaten Indramayu, Raden  Bagus Arya Wiralodra kembali diarak keliling ke 31 kecamatan, Selasa (27/9/2022). Kirab pusaka itu merupakan rutinitas tahunan menjelang Hari Jadi Indramayu termasuk hari jadi Tahun 2022 yang ke-495. Pusaka tersebut diantaranya meliputi pusaka Cakra Udaksana, Kiai Tambu, Gagak Pernala, Galak Handaka, Oyod Mingmang Latamosandi, Jubah Tamba Sewu, dan senjata pusaka lainnya.

Kirab pusaka saat ini ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya, dalam prosesi kirab pusaka kali ini, pemerintah menambahkan satu pasukan yakni pawai obor bermartabat. Yaitu api dalam obor diambil dari api abadi yang ada di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan.

Prosesi kirab pusaka diawali dari penyerahan pusaka utama yaitu Cakra Udaksana, dari tangan salah seorang trah keturunan garis Wiralodra ke-10, Raden Ayu Darmaningsih kepada Bupati Indramayu. Kemudian, semua pusaka termasuk sejumlah tombak, dan lambang Indramayu gagak winangsih dibawa oleh rombongan untuk mengelilingi 31 Kecamatan.

Dari Gedung Juang, Kirab Pusaka dan Obor Indramayu Bermartabat dilepas Bupati Indramayu, Nina Agustina menuju kecamatan pertama yang akan disinggahi yakni Kecamatan Sindang, bergeser ke Kecamatan Pasekan, Kecamatan Indramayu dan seterusnya hingga kecamatan terkahir yang disinggahi yakni Kecamatan Cantigi pada Rabu, 28 September 2022 pukul 19.20 WIB dan seterusnya dilepas menuju Pendopo.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menjelaskan, prosesi rutin tahunan ini, selain untuk menjaga kelestarian budaya. Kirab pusaka juga dilakukan sebagai pengingat masyarakat akan budaya dari leluhur.

"Kirab pusaka ini untuk menjaga dan mengingat budaya leluhur semua, kita tidak ada yang sempurna hanya saling menguatkan," kata Nina.

Menurutnya, Obor Indramayu Bermartabat ini diambil dari api abadi di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan yang memiliki tujuan menumbuhkan rasa bangkit dan berjuang khususnya kawula muda Indramayu dalam rangka mewujudkan Indramayu Bermartabat.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-495 Indramayu, Ady Setiawan membenarkan  kirab pusaka saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Artinya selain kirab pusaka juga diikuti dengan pawai obor.   

"Kita tambahkan kirab obor bermartabat sebagai pengenalan sekaligus mengajak masyarakat Indramayu untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Indramayu," kata Dirut Perumdam Tirta Dharma Ayu ini. (safaro)

 

 

Editor : Tomi Indra Priyanto
Bagikan Artikel Ini