get app
inews
Aa Text
Read Next : Pintu Bendungan Cipondoh Rusak, Banjir Kiriman Rendam 15 Rumah di Kroya Indramayu

Polisi Ungkap Fakta Penemuan Seorang Pria Tewas Diduga Gantung Diri di Telukagung Indramayu

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44 WIB
header img
Petugas kepolisian bersama tim Inafis saat melakukan olah TKP pria diduga gantung diri di Desa Telukagung, Indramayu, pada Minggu, 4 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Kepolisian mengungkap sejumlah fakta terkait peristiwa penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Telukagung Blok Bojong 2 RT 014 RW 005, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu, pada Minggu, 4 Januari 2026.

Korban diketahui bernama Edi Suhaedi (49). Polisi menerima laporan dari masyarakat sekira pukul 10.00 WIB dan segera mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak tiri korban, Khusnul Khotimah. Saat keluar dari kamar menuju ruang tengah, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung dan tidak bergerak.

Saksi kemudian meminta bantuan para tetangga, yakni Dul Rohman, Tarma, dan Rusdani. Ketiganya masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban.

“Setelah masuk ke dalam rumah, para saksi melihat korban dalam posisi tergantung tidak bernyawa,” kata AKP Tarno.

Polisi mengungkap, para tetangga sempat berusaha menyelamatkan korban dengan melepaskan ikatan tali yang melilit leher korban. Saat itu, posisi tangan korban masih terlihat seperti mencoba melepaskan ikatan tersebut.

Korban kemudian dilarikan ke RS MM Indramayu. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh dr. Bahrun, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dibawa kembali ke rumah duka.

Setibanya di lokasi, jajaran Polsek Indramayu yang dipimpin Kapolsek Indramayu, AKP Indrie Hapsari, langsung melakukan pengamanan area dan berkoordinasi dengan Piket Siaga Polres Indramayu serta Unit Inafis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang-barang itu di antaranya tali tambang nilon berwarna putih sepanjang sekitar 3,1 meter yang masih terikat pada balok beton, serta sebuah drum plastik berwarna putih yang diduga digunakan sebagai pijakan. Pada leher korban juga ditemukan bekas jeratan.

Pemeriksaan lanjutan terhadap tubuh korban dilakukan oleh Kepala UPTD Puskesmas Plumbon dr. Heppy Novlina bersama tim Inafis Polres Indramayu. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya luka akibat kekerasan benda tumpul maupun tajam, selain bekas jeratan di leher korban.

“Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi,” terang AKP Tarno.

Lebih lanjut, AKP Tarno mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan para saksi serta hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga mengalami tekanan psikologis.

Diketahui, korban telah beberapa bulan tidak bekerja akibat kondisi fisik pasca kecelakaan. Selain itu, korban juga tengah menghadapi persoalan keluarga dan ekonomi. Bahkan, korban disebut pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa yang sebelumnya berhasil digagalkan oleh warga sekitar. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut