Masjid Kuno Bondan, Jejak Awal Penyebaran Islam di Tepi Sungai Cimanuk Indramayu
Karena didominasi material kayu, kondisi bangunan cukup rentan terhadap perubahan cuaca. Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Balai Pelestarian Kebudayaan IX Jawa Barat melakukan pemugaran intensif.
Perbaikan difokuskan pada penggantian atap sirap serta pembersihan kimiawi pada bagian memolo untuk mencegah pelapukan. Selain itu, dilakukan pendataan ulang dan penelitian struktur kayu guna menjaga keaslian bangunan.
Pemugaran tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga melestarikan nilai sejarah masjid tertua di Indramayu ini.
Meski berstatus cagar budaya, Masjid Kuno Bondan tetap aktif digunakan sebagai tempat ibadah. Selama bulan Ramadan, berbagai kegiatan keagamaan rutin digelar.
Juru pelihara masjid, Mastara, mengatakan kegiatan tersebut meliputi salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga pengajian anak-anak.
“Kalau sore juga ada bazar Ramadan dan buka puasa bersama,” ujar Mastara.
Editor : Tomi Indra Priyanto