get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Indramayu Gelar Buka Bersama dengan PKS di Pendopo

Demo Warga Pesisir Indramayu Ricuh, Massa Rusak Fasilitas Umum dan Walk Out dari Audiensi

Kamis, 02 April 2026 | 14:28 WIB
header img
Ratusan massa dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) gelar aksi unjuk rasa di halaman Pendopo Kabupaten Indramayu. (Foto: Wahyu Topami)

Dalam aksi tersebut, massa juga menuntut pencabutan nota kesepahaman (MoU) yang dinilai merugikan masyarakat, khususnya petani tambak.

“Yang jelas mah revitalisasi tambah dengan merampas hak rakyat dari para masyarakat yang sudah puluhan tahun digarap oleh masyarakat. Hari ini mau dirampas, gitu kan,” katanya.

Menurut Juhadi, proyek yang disebut sebagai proyek nasional itu dinilai tidak berpihak pada masyarakat lokal.

“Iya, meskipun proyek nasional. Proyek nasional untuk apa? Iya, kalau tidak ada untuk kesejahteraan masyarakat, ini akan menciptakan kemiskinan baru. Yang dulunya masyarakat itu menggarap, terus garapannya diambil. Masyarakat mau kerja apa? Mau jadi kuli? Jadi. Artinya jadi kuli semua berarti,” tegasnya.

Ia juga menyebut tidak ada sosialisasi kepada masyarakat sebelum dilakukan pematokan lahan.

“Enggak ada, enggak ada, enggak ada sama sekali. Tiba-tiba kita ada pematokan, pematokan juga tidak memberitahukan. Tidak ada izin memang. Tidak, tiba-tiba langsung patok-patok saja,” ungkapnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut