Petambak Indramayu Datangi Pendopo, Bawa Tiga Karung Uang Koin untuk Ganti Kerusakan Fasilitas Umum
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Sejumlah petambak di Indramayu, Jawa Barat, mendatangi Pendopo Kabupaten Indramayu pada Senin (6/4/2026). Mereka membawa tiga karung berisi uang koin sebagai bentuk tanggung jawab atas kerusakan fasilitas umum yang terjadi saat aksi unjuk rasa beberapa hari sebelumnya.
Aksi ini dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI). Sebelumnya, mereka menggelar demonstrasi untuk menolak proyek Revitalisasi Tambak Pantai Utara yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam aksi tersebut, sejumlah fasilitas umum di kawasan Alun-alun Indramayu dan Tugu Nol Kilometer mengalami kerusakan. Fasilitas yang terdampak meliputi pot bunga, tong sampah, hingga lampu taman, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Sebagai bentuk tanggung jawab, para petambak secara swadaya mengumpulkan uang receh untuk mengganti kerugian tersebut. Mereka juga mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan bupati saat aksi berlangsung, yang kemudian berujung pada perusakan fasilitas.
Sekretaris Daerah Indramayu, Aep Surahman, menjelaskan bahwa fasilitas umum yang rusak dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga proses perbaikannya harus melalui mekanisme pemerintah daerah.
“Jika kerusakan dilakukan oleh masyarakat, maka perbaikan dapat dilakukan dengan mengembalikan kondisi seperti semula,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menolak menerima uang koin yang dibawa para petambak. Ia menegaskan bahwa proses perbaikan tetap harus mengikuti prosedur anggaran pemerintah.
Di sisi lain, Koordinator Umum KOMPI, Hatta Bintang, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dari masyarakat pesisir.
"Meski ditolak oleh Bupati Lucky Hakim, para petambak tetap bersikukuh menyerahkan uang receh tersebut sebagai simbol tanggung jawab moral atas kerusakan," katanya.
Editor: Tomi Indra Priyanto