get app
inews
Aa Text
Read Next : Pecinta Motor Lawas Berjuluk WINNERS Konsisten Lestarikan Kendaraan Dinas Pemerintah Era 90-an

Hari Pertama SPMB di Indramayu Diserbu Ribuan Calon Siswa, Server Sempat Down

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:52 WIB
header img
Antrean orang tua siswa di loket pendaftaran online saat server SPMB Indramayu down akibat lonjakan data di hari pertama pendaftaran, Senin (22/6/2026). (Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Rangkaian agenda penerimaan peserta didik baru tingkat menengah di wilayah pesisir barat Jawa Barat resmi dimulai dengan tingkat partisipasi yang cukup tinggi. Antrean panjang para wali murid terlihat memadati area loket informasi sekolah-sekolah favorit guna memastikan berkas administrasi anak mereka terinput dengan aman. 

Sayangnya, lonjakan trafik yang terjadi secara serentak dalam waktu bersamaan memicu kendala teknis pada sistem komputasi panitia daerah. Akibat kendala teknis tersebut, operasional jaringan digital sempat tersendat hingga membuat server SPMB Indramayu down selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil dipulihkan oleh tim teknis.

Hari pertama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Indramayu langsung diserbu para pendaftar, Senin (22/6/2026). Antusiasme tinggi para calon siswa dan orang tua membuat sejumlah sekolah ramai didatangi sejak pagi hari, termasuk di SMPN Unggulan Sindang Indramayu. 

Membludaknya akses pendaftaran online membuat server SPMB sempat mengalami gangguan atau down. Namun gangguan tersebut hanya berlangsung sementara sebelum akhirnya kembali normal.

Salah satu orang tua siswa, Fariah mengaku sempat terkendala saat melakukan proses pendaftaran secara online karena server mengalami gangguan.

“Karena sekolahnya bagus, anak saya pengen sekolah di sini. Tadi sempat terkendala karena servernya gangguan, baru bisa sekarang,” kata Fariah saat ditemui di lokasi pendaftaran.

Meski demikian, ia berharap anaknya dapat diterima di sekolah tersebut.

“Mudah-mudahan keterima aja,” ujarnya penuh harap.

Kondisi padatnya ruang pendaftaran memaksa manajemen sekolah mengambil langkah taktis guna menghindari penumpukan massa di area koridor. Kepala SMPN Unggulan Sindang Indramayu, Haryanto mengatakan, pada hari pertama pendaftaran pihak sekolah membuka jalur afirmasi dan prestasi.

“Untuk penerimaan di hari pertama ini luar biasa. Hari ini kita membuka jalur afirmasi dan prestasi,” kata Haryanto.

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar membuat pihak sekolah membatasi pelayanan agar proses pendaftaran tetap berjalan optimal. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca insiden jaringan di mana server SPMB Indramayu down yang sempat menghambat input data digital.

“Di tahap pertama ini kita batasi sekitar 20 orang yang belum terlayani untuk dilanjutkan besok supaya teman-teman panitia bisa lebih fokus,” ujarnya.

Haryanto menjelaskan, pendaftaran tahap pertama akan ditutup pada 24 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan sehari setelahnya.

“Nanti tanggal 24 penutupan, tanggal 25 pengumuman. Setelah itu baru dibuka jalur domisili dan mutasi,” katanya.

Selain masalah teknis infrastruktur komputasi, pelaksanaan SPMB tahun ini juga diwarnai dengan penyesuaian regulasi baru dari dinas pendidikan terkait parameter kelulusan siswa. Ia mengungkapkan, tahun ini sistem seleksi jalur prestasi mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya menggunakan nilai rapor, kini penilaian menggunakan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Yang di luar dugaan tahun ini menggunakan hasil akhir TKA. Tahun kemarin menggunakan prestasi rapor, sekarang TKA,” ucapnya.

Menurutnya, perubahan sistem tersebut membuat banyak orang tua siswa mengeluhkan hasil nilai TKA yang digunakan sepenuhnya dalam proses seleksi. Kendati demikian, pihak sekolah tetap menjalankan aturan formal sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Di akhir sesi wawancara, Haryanto membenarkan adanya gangguan server pada hari pertama pelaksanaan SPMB. Faktor beban puncak data disinyalir menjadi pemicu utama kegagalan sistem tersebut.

“Menurut laporan teman-teman tadi sempat ada server down sampai sekitar jam 12 siang. Tapi mudah-mudahan selanjutnya lancar. Biasanya kalau aplikasi hari pertama memang seperti itu,” pungkasnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut