Diminta KDM Prioritaskan Warga Miskin, Lucky Hakim Tunda Anggaran Olahraga Rp200 Miliar
Lucky Hakim menjelaskan lebih detail mengenai alasan penundaan serapan anggaran besar tersebut. Pihak otoritas provinsi meminta agar jajaran pemerintah kabupaten memperkuat sektor pelayanan publik utama yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat miskin sebelum menyentuh sektor sekunder seperti arena olahraga.
“Pak Gubernur waktu itu menyamakan persepsi bahwa kita pertama benahi infrastruktur dulu, lalu pendidikan, kesehatan, baru olahraga,” ujarnya.
Lucky menyebut, jika tidak ada hambatan anggaran dari sektor pendapatan daerah, proyek pengerjaan fisik untuk pemulihan kawasan Sport Center Indramayu kemungkinan baru dapat direalisasikan pada tahun 2028 mendatang. Proses pengajuan ulang draf anggaran akan disiapkan secara matang.
“Jadi mungkin saya baru bisa membenahi ini semua di tahun 2028. Mudah-mudahan kalau pemotongan anggaran dari pusat dibuka, sebenarnya bisa lebih cepat dibenahi,” ucapnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto