Kondisi Memprihatinkan, TPS di Desa Tugu Indramayu Jadi Gunungan Sampah

Wahyu Topami
Kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Larangan–Lelea, Desa Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, nampak memprihatinkan, bangunan nyaris roboh dan sampah menggunung. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Larangan–Lelea, Desa Tugu, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, memprihatinkan. Bangunan beratap seng itu tampak nyaris roboh, sementara tumpukan sampah menggunung di sekitarnya. Bau menyengat tercium hingga ke badan jalan, menimbulkan keluhan dari warga dan pengendara yang melintas.

Pantauan di lokasi, atap bangunan TPS sebagian besar hangus terbakar dan bolong. Dindingnya rusak, sedangkan kontainer pengangkut sampah tampak penuh hingga meluber ke jalan. Berbagai jenis sampah mulai dari plastik, sisa makanan, hingga ranting pepohonan terhampar tanpa pengelolaan.

Seorang warga sekitar, Dedi (42), mengatakan kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan berarti dari pihak terkait.

“Sudah berbulan-bulan begini. Kontainernya jarang diangkut, akhirnya warga buang sampah sembarangan di sini. Bau banget kalau siang,” ujarnya, Kamis, 13 November 2025.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan infrastruktur TPS dan mempercepat pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Kalau dibiarkan terus, bisa jadi sumber penyakit. Apalagi ini deket area sawah dan jalan utama,” tambahnya.

Menurutnya kondisi TPS Jalan Larangan–Lelea mencerminkan persoalan klasik pengelolaan sampah di tingkat daerah: minim armada pengangkut, kurangnya petugas kebersihan, dan lemahnya pengawasan. Padahal, tumpukan sampah di pinggir jalan bukan hanya mengganggu estetika kota, tapi juga mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan banjir saat musim hujan tiba.

"Kalau hujan, air kotor dari tumpukan sampah itu mengalir ke jalan dan masuk ke parit. Kadang jadi mampet, airnya meluber. Kami warga cuma bisa pasrah,” pungkasnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu diharapkan segera turun tangan memperbaiki fasilitas TPS yang rusak serta memastikan pengangkutan sampah berjalan rutin. Tanpa langkah cepat, tumpukan sampah di Jalan Larangan–Lelea berpotensi menjadi wajah buruk pengelolaan lingkungan di Indramayu. (*)

Editor : Tomi Indra Priyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network