MAJALENGKA, iNewsIndramayu.id - Setahun kepemimpinan Bupati Majalengka Eman Suherman mulai menunjukkan hasil. Dari pencairan siltap perangkat desa tiap bulan, percepatan perbaikan jalan, hingga digitalisasi layanan publik, Pemkab Majalengka mengklaim sejumlah program quick wins sudah dirasakan masyarakat.
Menurut Eman, evaluasi setahun terakhir menjadi pijakan untuk menyusun lompatan kebijakan berikutnya. "Bicara evaluasi satu tahun, kemarin saat hari jadi sudah disampaikan keberhasilan. Itu bukan kita yang merilis data, tapi BPS. Saya hanya menyampaikan terima kasih karena itu kerja teman-teman semua," kata Eman, Kamis (26/2/2026).
Ia menegaskan capaian indikator pembangunan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) bukanlah keberhasilan individu, melainkan hasil kerja kolektif jajaran pemerintah daerah.
Meski demikian, Eman menekankan tahun 2026 harus menjadi momentum lompatan baru. Ia mengaku telah menyiapkan sekitar 30 program lanjutan dan pembaruan dari program sebelumnya.
"Kita harus membuat lompatan lebih jauh lagi. Ada sekitar 30 program, sebagian penguatan dari yang lama, sebagian kita tambah dan perbarui," ujarnya
Salah satu kebijakan yang disebut paling terasa adalah perubahan skema penghasilan tetap (siltap) perangkat desa dari dua bulan sekali menjadi setiap bulan.
"Hari ini sudah cair. Sekarang tiap bulan. Dulu dua bulan sekali karena kondisi fiskal berat," ucapnya.
Eman menjelaskan siltap bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang dihitung dari APBD dan bergantung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena PAD belum sepenuhnya masuk, Pemkab harus mencari talangan sementara.
"Ini sekitar Rp 8 miliar per bulan. Kita pinjam dulu sana-sini. Tapi kita merasakan beban perangkat desa sama seperti ASN," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar peningkatan hak dibarengi dengan peningkatan kinerja. "Jangan hanya menuntut hak, tapi kinerja tidak diperhatikan. Jangan sampai rakyat datang ke desa tapi perangkatnya tidak ada. Jam kerja harus diikuti," tegasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
