INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Kesadaran akan pengelolaan limbah rumah tangga mulai tumbuh di tengah masyarakat Indramayu, salah satunya melalui pemanfaatan minyak jelantah. Limbah dapur yang kerap dibuang sembarangan ini ternyata menyimpan potensi ekonomi sekaligus berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Minyak jelantah yang dibuang langsung ke tanah atau saluran air dapat menimbulkan dampak serius. Kandungan zat sisa pada minyak bekas pakai berisiko merusak struktur tanah serta mematikan mikroorganisme yang berperan menjaga kesuburan lingkungan. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mengajak masyarakat mengelola minyak jelantah secara lebih bijak.
Pemkab Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau warga agar tidak lagi membuang minyak bekas sembarangan, melainkan mengumpulkannya dan menyetorkan ke bank sampah. Program ini dinilai mampu menjadi solusi ganda, yakni mengurangi pencemaran sekaligus menambah nilai ekonomi bagi masyarakat.
DLH Indramayu menegaskan bahwa pengelolaan minyak jelantah merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sebab, limbah rumah tangga memiliki potensi jika dikelola dengan benar dan berkelanjutan
“Kami berharap masyarakat makin sadar bahwa limbah rumah tangga bisa dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat,” ujar Intan, salah satu staf DLH Indramayu belum lama ini.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
