INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menaruh harapan besar pada operasional Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) milik Polri dalam memutus mata rantai masalah gizi buruk. Saat mengunjungi unit SPPG di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan optimismenya terhadap percepatan penurunan angka stunting.
Kunjungan ini bertepatan dengan momentum peluncuran nasional oleh Presiden RI. Erwan menegaskan bahwa fasilitas yang dikelola oleh Polres Indramayu tersebut telah memenuhi standar operasional yang ketat, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“SPPG-nya sangat layak dan memenuhi syarat. Semua sertifikat terpenuhi. Salah satunya adalah sertifikat SLHS yang wajib dimiliki oleh seluruh SPPG yang ada di Jawa Barat dan Indonesia,” ujar Erwan Setiawan, Jumat (13/2/2026).
Senjata Baru Melawan Stunting di Jawa Barat
Jawa Barat tercatat sebagai salah satu provinsi dengan performa penurunan stunting terbaik di Indonesia. Namun, Erwan mengakui tantangan ke depan masih besar. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui SPPG Polri Indramayu dianggap sebagai amunisi krusial untuk menjaga tren positif tersebut.
Ia menjelaskan bahwa intervensi gizi secara langsung kepada anak-anak sekolah dan balita merupakan solusi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas yang bebas dari hambatan pertumbuhan fisik maupun intelektual.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
