“Pada periode 15 hingga 21 Februari tahun 2026, BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi Utara, hingga Papua dengan resiko banjir dan longsor,” tegasnya.
Peringatan Khusus untuk Ciayumajakuning
Senada dengan peringatan pusat, Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kertajati, Muhammad Syifa'ul Fuad, meminta masyarakat di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) untuk ekstra waspada. Berdasarkan data pemantauan lokal, terdapat indikasi kuat adanya peningkatan intensitas hujan di wilayah tersebut selama satu pekan ke depan.
Muhammad Syifa'ul Fuad menekankan bahwa karakteristik cuaca di wilayah Ciayumajakuning saat ini sangat rentan terhadap awan konvektif yang memicu hujan deras dalam durasi singkat namun ekstrem.
“Bahwa prakiraan tersebut berlaku juga untuk wilayah Ciayumajakuning, ada potensi peningkatan curah hujan diperiode tersebut,” ungkap Muhammad Syifa'ul Fuad mengonfirmasi kesiapsiagaan di tingkat lokal.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
