Berkat respons cepat dari tim penanggulangan keadaan darurat dan pemadam kebakaran, situasi yang sempat mencekam tersebut akhirnya dapat dikendalikan. Setelah berjuang melawan panasnya suhu di titik api selama kurang lebih dua jam, petugas berhasil menjinakkan si jago merah hingga benar-benar padam total.
“Padam (pukul) 14.00 WIB,” tambahnya singkat.
Meskipun intensitas api pada saat kejadian terlihat cukup besar dan mengintimidasi, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jatuhnya korban jiwa maupun dampak kesehatan yang signifikan terhadap penduduk di sekitar Desa Rajaiyang.
Pemerintah Kecamatan Losarang masih terus melakukan pengawasan ketat, pendataan, serta koordinasi intensif dengan manajemen perusahaan untuk memastikan stabilitas kondisi lingkungan pasca-insiden.
“Belum ada informasi lebih lanjut,” kata Encep saat dikonfirmasi.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
