Ia menegaskan bahwa pemerintah mengemban tanggung jawab moral untuk memastikan setiap temuan kreatif di tingkat bawah mendapatkan perlindungan pasar. Sinergi antara inovator, pelaku usaha, dan pemerintah pusat menjadi syarat mutlak agar kemandirian garam nasional dapat terwujud melalui optimalisasi potensi daerah.
“Pemerintah bukan pelaku bisnis, tapi tugasnya menjadi matchmaker antara inovator dan industri,” katanya.
Rokhmin berjanji akan membawa temuan mengenai potensi besar ini ke kementerian terkait agar mendapatkan dukungan program yang lebih intensif. Tujuannya jelas, agar setiap jengkal lahan tambak di Indramayu mampu memberikan hasil maksimal melalui standarisasi kualitas yang lebih baik.
“Saya datang ke sini dalam konteks itu, bagaimana merajut agar inovasi ini tidak dibiarkan berjalan sendiri. Nanti akan saya sampaikan ke Pak Dirjen dan Pak Menteri agar inovasi dari Indramayu ini mendapat dukungan,” pungkasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
