Yos menilai pembagian bantuan dari anggaran negara tersebut seharusnya tetap mengacu pada basis data awal penerima yang telah ditetapkan secara sah oleh surat keputusan resmi sebelumnya tanpa bisa diutak-atik di tingkat teknis hilir.
“Kalau memang dari awal satu orang dapat tiga rol, ya harusnya sesuai itu. Jangan berubah tiba-tiba saat pembagian,” tegasnya.
Akibat persoalan administrasi yang karut-marut tersebut, Yos mengaku hingga kini memilih bersikap tegas dengan belum mengambil jatah gulungan bantuan geomembran yang disalurkan di balai pertemuan pangkalan setempat.
“Sampai hari ini saya belum mengambil bantuan itu karena menurut saya tidak sesuai prosedur,” katanya.
Berdasarkan informasi valid yang diterimanya, proyek pengadaan bantuan sarana kerja geomembran tersebut disebut berasal dari program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pusat. Untuk wilayah Desa Tanjakan sendiri, jumlah total komoditas bantuan yang tersedia dan diturunkan dari truk pengangkut disebut mencapai sekitar 150 rol untuk dialokasikan kepada 41 penerima manfaat.
“Kalau total di sini sekitar 150 rol untuk 41 orang penerima,” pungkasnya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
