get app
inews
Aa Read Next : Prediksi AC Milan vs Liverpool di Liga Champions, Kick Off Hari Rabu, 18 September 2024

Impor Obat Perangsang Ilegal Dari China, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 24 Juli 2024 | 07:42 WIB
header img
Para pengedar obat perangsang ilegal dari Cina yang berhasil ditangkap oleh tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri Jakarta Selatan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsIndramayu.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus peredaran obat kimia berbahaya, yakni obat perangsang untuk hubungan seks sesama jenis. Dalam operasi ini, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan bahwa para pelaku mendapatkan obat tersebut dari Cina dan menjualnya melalui media sosial.

"Modus operandinya adalah mengedarkan bahan kimia obat berbahaya atau obat perangsang poppers yang diimpor dari China dan dipasarkan melalui media sosial," ujar Mukti di Gedung Bareskrim Mabes Polri Jakarta Selatan, Senin (22/7/2024).

Impor Obat Perangsang Cina

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sebanyak 959 botol dan 710 kotak obat perangsang yang digunakan oleh kelompok tertentu untuk melakukan hubungan seksual.

"Obat perangsang ini sering digunakan untuk pesta hubungan seks sesama jenis," kata Mukti.

Para tersangka yang berhasil ditangkap adalah RCL, yang berperan sebagai importir poppers di Bekasi Utara, P, importir poppers di Banten, dan MS, rekan kerja P.

"Untuk kasus obat perangsang ini, tersangkanya ada tiga, yaitu RCL, P, dan MS," jelas Mukti.

Selain itu, inisial E dan L, yang merupakan warga negara asing (WNA) dari Cina, diduga sebagai eksportir obat perangsang tersebut. Keduanya masih buron.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut