Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Minim Akses ke Sawah, Petani di Indramayu Gotong Royong Bangun Jembatan
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPR RI Dedi Wahidi Soroti Kebijakan PPDB Jabar, Sebut KDM Sewenang-wenang

Senin, 28 Juli 2025 | 20:32 WIB
  • author Wahyu Topami
Anggota DPR RI Dedi Wahidi Soroti Kebijakan PPDB Jabar, Sebut KDM Sewenang-wenang
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dedi Wahidi. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu)

Dedi Wahidi menyebut, jumlah rombel sudah diatur secara nasional melalui Keputusan Menteri. Untuk SD 28 siswa, SMP 32, dan SMA/SMK 36 siswa per rombel. Namun, menurutnya, kebijakan KDM justru bertentangan dengan aturan pusat dan mengganggu ketentraman serta kenyamanan belajar siswa.

Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan belajar lima hari sekolah. Ia khawatir penerapan ini akan mematikan pendidikan madrasah di sore hari karena siswa pulang terlalu sore.

“Kalau belajar cuma lima hari, berarti anak-anak pulangnya sore. Akibatnya madrasah ditutup. Padahal itu tempat anak belajar agama. Terima kasih saya ucapkan untuk Bupati Indramayu yang masih menerapkan sistem belajar enam hari, jadi anak-anak masih bisa ikut madrasah di sore hari,” paparnya 

Dedi juga menyinggung kontribusi besar sekolah swasta sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Ia menyayangkan kurangnya apresiasi terhadap peran mereka dalam dunia pendidikan.

"Sekolah swasta yang berjasa sejak sebelum Indonesia merdeka, kurang begitu dihargai," pungkasnya. (*) 

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut