Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Minim Akses ke Sawah, Petani di Indramayu Gotong Royong Bangun Jembatan
Advertisement . Scroll to see content

Tim SAR Lakukan Pencarian Dua Mahasiswa Polindra Hilang di Bendungan Karet Indramayu

Sabtu, 08 November 2025 | 19:41 WIB
  • author Dindin Ahmad S
Tim SAR Lakukan Pencarian Dua Mahasiswa Polindra Hilang di Bendungan Karet Indramayu
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua mahasiswa Polindra yang hilang di Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Sabtu, 8 November 2025. (Foto: iNewsIndramayu.id/Dindin Ahmad S)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang hilang terseret arus saat kegiatan rafting di Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Sabtu, 8 November 2025.

Sejak laporan diterima, personel gabungan dari Basarnas, Polair Polres Indramayu, BPBD, dan relawan setempat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Proses pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Cimanuk hingga radius beberapa kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyebutkan bahwa satu tim penyelamat dari Pos SAR Cirebon telah diterjunkan untuk mempercepat penanganan.

“Kami langsung memberangkatkan tim dari Pos SAR Cirebon dan melakukan koordinasi dengan Polair Polres Indramayu serta potensi SAR lainnya untuk mempercepat upaya pencarian,” ujar Ade Dian.

Menurut laporan awal, peristiwa terjadi sekira pukul 12.30 WIB ketika tujuh mahasiswa melakukan rafting dari Bendungan Legok menuju Bendungan Karet Bangkir. Perahu mereka terhempas arus deras hingga lima peserta jatuh ke sungai. Tiga di antaranya berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua lainnya masih hilang dan dalam pencarian. Dua peserta lain masih bertahan di atas perahu.

“Rafting terhempas arus sungai hingga lima mahasiswa terjatuh dari perahu. Tiga berhasil menyelamatkan diri, dua lainnya masih dalam pencarian,” jelas Ade Dian.

Hingga Sabtu malam, petugas masih berupaya menyisir area pusaran air di sekitar bendungan yang dikenal berarus kuat dan menjadi titik rawan kecelakaan air. Kondisi debit air Sungai Cimanuk yang tinggi dan arus deras menjadi tantangan utama bagi tim pencari. (*)

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut