Banjir Picu Gagal Tanam Massal, DKPP Indramayu Usulkan 250 Ton Benih ke Kementan
Puryanto menambahkan, kriteria bantuan akan diprioritaskan bagi lahan yang mengalami fuso atau gagal tanam total akibat bencana alam. Pihaknya berupaya agar bantuan ini dapat segera didistribusikan, mengingat antusiasme petani di Indramayu untuk kembali memulai penanaman sangat tinggi meski baru saja dilanda musibah.
"Benih ini ada kriterianya, karena ini bencana memang selayaknya disumbangkan ke petani agar meringankan beban mereka. Petani kita ini luar biasa, meski banjir dua tiga kali, mereka tetap semangat untuk kembali membenahi tanamannya," tuturnya.
Meskipun pengajuan bantuan untuk mengatasi gagal tanam ini sudah dilakukan, Puryanto meminta para petani untuk tetap bersabar menunggu proses birokrasi di tingkat pusat. Pihaknya memastikan bahwa seluruh dokumen teknis telah diserahkan agar proses verifikasi berjalan lancar.
"Kami tidak mau menjanjikan secara instan, tapi setidaknya secara teknis dan laporan sudah kami siapkan semua ke Kementerian agar bantuan benih ini bisa segera terealisasi," tegasnya.
Diharapkan dengan adanya bantuan 250 ton benih ini, produktivitas lahan sawah yang sebelumnya terdampak gagal tanam dapat segera pulih dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto