Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 12.800 Hektare Sawah di Indramayu Terdampak Kekeringan
Advertisement . Scroll to see content

DKPP: 10.934 Hektare Lahan Sawah Indramayu Tak Terselamatkan Akibat Banjir

Senin, 02 Februari 2026 | 15:43 WIB
  • author Wahyu Topami
DKPP: 10.934 Hektare Lahan Sawah Indramayu Tak Terselamatkan Akibat Banjir
Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Indramayu, Puryanto, Senin, 2 Februari 2026. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Intensitas hujan ekstrem dalam dua minggu terakhir telah melumpuhkan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu mencatat, curah hujan mencapai 180 mm telah menyebabkan ribuan hektare sawah terendam banjir hingga mengakibatkan kondisi gagal tanam massal di awal tahun 2026.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Indramayu, Puryanto, menegaskan bahwa fenomena cuaca ini terjadi di luar prediksi alam. Berdasarkan pendataan per Januari 2026, sebanyak 25 dari 31 kecamatan di Indramayu melaporkan kerusakan lahan akibat rendaman air yang persisten.

"Dalam seminggu hingga dua minggu kemarin, curah hujan sampai 180 mm, itu ekstrem dan di luar prediksi alam. Akibatnya, ada sekitar 10.934 hektar lahan sawah yang terdampak banjir dari total 88.782 hektare yang sudah tertanam," ujar Puryanto saat ditemui di kantor DKPP, Senin, 2 Februari 2026.

Kerusakan Terparah di Wilayah Kandanghaur

Puryanto merinci, Kecamatan Kandanghaur menjadi wilayah dengan akumulasi luas lahan yang mengalami gagal tanam paling besar, yakni mencapai 1.811 hektar. Selain itu, wilayah Arahan dan Cantigi juga mengalami dampak serupa dengan luas ribuan hektare.

"Kandanghaur yang terbesar, hampir 2.000 hektar, termasuk Kertawinangun yang sekarang lagi ramai. Selain itu ada Arahan 1.546 hektar dan Cantigi 1.123 hektar yang juga terdampak cukup signifikan," ungkapnya.

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut