Sebuah Rumah di Indramayu Tiba-tiba Ambruk Usai Hujan Lebat, Tak Ada Korban Jiwa
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang kembali memicu bencana di Kabupaten Indramayu. Sebuah rumah di Gang Tarilah, Blok M, RT 07 RW 02, Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, dilaporkan ambruk pada Kamis (19/2/2026).
Insiden yang terjadi secara mendadak ini menimpa area dapur dan kamar mandi salah satu hunian warga. Meski kerusakan bangunan cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mengejutkan masyarakat setempat tersebut.
Saksi mata di lokasi kejadian, Iqbal, menceritakan kengerian saat struktur bangunan bagian belakang rumah tersebut menyerah pada tekanan cuaca. Menurutnya, ambruknya bangunan terjadi sesaat setelah hujan lebat mengguyur wilayah Widasari.
"Abis ujan gede itu, tiba-tiba kan langsung ambruk, dapur sama kamar mandi," ujar Iqbal, Jumat (20/2/2026).
Iqbal mengonfirmasi bahwa tidak ada penghuni rumah yang sedang berada di area tersebut saat reruntuhan material jatuh. Namun, ia berharap ada perhatian serius dari pihak terkait untuk membantu renovasi bangunan yang terdampak. "Ada bantuan untuk diperbaiki," tambahnya.
Mendapat laporan adanya musibah di wilayahnya, Kepala Desa (Kuwu) Kongsijaya, Mujafarudin, langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Pihak pemerintah desa segera melakukan pendataan untuk memastikan bantuan bisa segera diproses.
"Meluncur ke TKP, dengan meminta fotocopy KK, KTP, dan foto bangunan-bangunan yang ambruk, dan sudah saya kirimkan," jelas Mujafarudin.
Selain melakukan pendataan administratif, Kuwu Mujafarudin juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini, warga bersama perangkat desa sedang bergotong royong menangani material bangunan yang berserakan.
"Minta bantuan ke BPBD dan sekarang reruntuhannya sedang diberesi," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang masih mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu dan sekitarnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto