get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Jabar Perkuat Pengawasan Pengembangan UMKM dan Ekraft, Ratnawati Ungkap Sejumlah Temuan Penting

Upskilling UMKM Indramayu, Strategi Baru Tingkatkan Daya Saing di Era Digital

Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:56 WIB
header img
Pertamina EP Jatibarang Field yang menggelar kegiatan upskilling bagi mitra binaannya di Indramayu. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Upaya meningkatkan daya saing pelaku UMKM lokal terus didorong melalui pendekatan yang lebih praktis dan aplikatif. Salah satunya dilakukan oleh Pertamina EP Jatibarang Field yang menggelar kegiatan upskilling bagi mitra binaannya di Indramayu, pertengahan Maret lalu.

Sebanyak 44 peserta dari beragam sektor ikut dalam program ini, mulai dari pelaku usaha olahan pangan, kelompok tani, hingga komunitas yang bergerak di bidang lingkungan dan pendidikan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum pertemuan, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata pelaku usaha dalam menghadapi perubahan pasar, terutama di era digital.

Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pelaku usaha agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong mitra binaan tidak hanya berkembang dari sisi usaha, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi perubahan serta mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah yang melihat program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal. Ahmad Syadali, Pelaksana Tugas Ketua Bapperida Kabupaten Indramayu, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi program tersebut.

“Kami mengapresiasi inisiatif Pertamina EP melalui program TJSL yang secara konsisten mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Perusahaan, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, materi yang diberikan lebih menitikberatkan pada dua hal utama: efisiensi produksi dan penguatan pemasaran digital. Peserta diajak memahami bagaimana mengelola kapasitas produksi secara terencana, mengurangi pemborosan bahan baku, serta menjaga konsistensi kualitas produk.

Darwinah, Founder Rumah Edukasi Kenanga, menyoroti pentingnya perencanaan dalam proses produksi sebagai dasar keberlanjutan usaha. Sementara itu, Moh. Slamet Firdaus membagikan pengalaman membangun visibilitas produk melalui media sosial, dengan menekankan konsistensi konten sebagai faktor kunci.

Penguatan strategi digital juga diperdalam oleh Rohim Nopriyadi yang mengajak peserta memahami peran konten sebagai sarana membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, bukan sekadar alat promosi.

Program ini memperlihatkan bahwa peningkatan daya saing UMKM tidak cukup hanya dengan bantuan modal, tetapi juga membutuhkan peningkatan kemampuan teknis dan literasi digital. Dengan pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi mereka di tengah persaingan yang semakin ketat.

Ke depan, Pertamina EP Jatibarang Field menyatakan akan terus melanjutkan program pemberdayaan serupa dengan fokus pada kemandirian dan keberlanjutan ekonomi masyarakat di Indramayu.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut