Jalan Rusak di Sliyeg Indramayu Dipenuhi Lubang, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Bentuk Protes
INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Kondisi jalan penghubung Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, tampak rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Permukaan aspal dipenuhi lubang besar, sebagian tergenang air hingga menyerupai kubangan.
Di tengah salah satu lubang, warga menanam pohon pisang sebagai penanda sekaligus bentuk protes. Di lokasi itu juga terpasang papan bertuliskan sindiran, menggambarkan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.
Sejumlah pengendara harus melambat bahkan menghindari lubang agar tidak terjatuh. Tak sedikit yang kehilangan keseimbangan saat melintas, terutama saat kondisi jalan licin.
Seorang pengendara, Topik, mengaku kondisi jalan tersebut sudah lama dikeluhkan warga.
“Banyak korban, apalagi ibu-ibu yang bawa anak,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menyebut lubang di jalan tersebut cukup dalam dan sulit dihindari.
“Sudah dalam lubangnya,” katanya.
Menurutnya, penanaman pohon pisang dilakukan sebagai bentuk aspirasi warga.
“Karena sudah rusak lama, bentuk aspirasi,” ungkapnya.
Pengendara lainnya, Idi, juga merasakan hal serupa. Ia mengaku hampir setiap hari melintasi jalan tersebut untuk beraktivitas.
“Sudah lama rusaknya,” ucapnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang berlubang kerap menyebabkan pengendara terjatuh.
“Pengendara banyak yang jatuh,” katanya.
Menurut Idi, aksi warga menanam pohon pisang dilakukan agar perbaikan segera dilakukan.
“Kalau kata warga sih biar cepat dibangun, karena sudah lama,” ujarnya.
Meski begitu, ia berharap ada perbaikan nyata dalam waktu dekat.
“Harapannya cepat dibenahi saja,” katanya.
Sementara itu, pada Senin (30/3/2026), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi jalan rusak tersebut.
Editor : Tomi Indra Priyanto