get app
inews
Aa Text
Read Next : Turnamen Futsal Hari Ketiga Festival BeSuper 3 2026 Berlangsung Seru dan Kompetitif

Terungkap Ini Alasan Seluruh Anggota BPD Cikedung Lor Mundur Serentak

Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB
header img
Musyawarah warga Desa Cikedung Lor bersama Kepala Desa (kuwu) dan BPD beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Alasan di balik mundurnya seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, akhirnya terungkap.

Ketua BPD Cikedung Lor, Nawawi, menegaskan keputusan tersebut diambil bukan semata persoalan administratif, melainkan sebagai langkah untuk meredam konflik yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Nawawi, situasi mulai memanas saat digelar forum terbuka yang mempertemukan BPD, pemerintah desa, serta masyarakat. Dalam forum itu, muncul berbagai tekanan dan perbedaan pendapat yang berpotensi memicu perpecahan.

“Daripada masyarakat ribut, lebih baik saya mengalah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, meski masa jabatannya masih berlaku hingga 2027, dirinya memilih mundur demi menjaga kondusivitas desa. Nawawi menilai, jika keberadaan BPD justru menjadi sumber ketegangan, maka mundur adalah pilihan yang lebih bijak.

Dalam forum tersebut, kata dia, terdapat dorongan agar BPD mundur secara kolektif. Bahkan, surat pengunduran diri diminta untuk segera diselesaikan pada malam itu juga.

Meski secara formal disebut sebagai keputusan pribadi, Nawawi mengakui adanya tekanan situasional yang dirasakan oleh anggota BPD.

“Daripada terjadi konflik berkepanjangan di masyarakat, kami memilih mundur,” katanya.

Nawawi juga menegaskan bahwa pengunduran diri seluruh anggota BPD, termasuk dirinya, bukan disebabkan oleh status Kuwu Cikedung Lor yang ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, keputusan tersebut murni diambil untuk meredam ketegangan sosial di tengah masyarakat.

Ia mengakui, dinamika desa memang sempat memanas seiring mencuatnya kasus hukum yang menjerat kuwu. Namun, hal itu hanya menjadi bagian dari situasi yang berkembang, bukan alasan utama pengunduran diri.

“Ini bukan karena kasus itu. Kami mundur karena situasi di masyarakat sudah tidak kondusif,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kuwu Cikedung Lor disebut terseret kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan ancaman kekerasan yang terjadi sebelum dirinya menjabat. Informasi tersebut merujuk pada dokumen dari Denpom III/3 Cirebon yang menyebut seorang anggota TNI berinisial AS diminta memberikan keterangan sebagai tersangka.

Dengan mundurnya sembilan anggota BPD, termasuk ketua, Nawawi berharap tidak terjadi gesekan yang lebih besar di tengah masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi pembentukan BPD yang baru sesuai mekanisme yang berlaku.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut