get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Balita Tewas Saat Kebakaran di Cipinang Baru

Warga Sempat Panik saat Kebakaran Pertamina Losarang, Camat Pastikan Tak Ada Korban Serius

Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB
header img
Peristiwa kebakaran melanda kawasan Pertamina Losarang Indramayu pada Rabu (6/5/2026) siang. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Insiden kebakaran Pertamina Losarang yang melanda area fasilitas di Blok Cilogog, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (6/5/2026), memicu kepanikan luar biasa bagi masyarakat sekitar.

Meskipun situasi di lapangan sempat mencekam akibat kobaran api yang besar, otoritas setempat memberikan kepastian mengenai kondisi keselamatan warga sipil yang bermukim di dekat lokasi kejadian.

Kepanikan massa terjadi secara spontan sesaat setelah kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi disertai suara dentuman dari titik api. Warga yang merasa terancam langsung berhamburan keluar rumah untuk menjauh dari area objek vital tersebut. Dalam suasana yang kacau itu, beberapa warga dilaporkan sempat mengalami insiden kecil saat berupaya menyelamatkan diri.

Camat Losarang, Encep RS, menyampaikan bahwa warga yang berada di sekitar lokasi hanya mengalami kepanikan saat terdengar ledakan dari area kebakaran. Ia menegaskan bahwa tidak ada masyarakat yang terkena dampak langsung dari jilatan api maupun paparan panas yang membahayakan nyawa.

“Kalau dari warga yang terdampak, paling hanya kaget saja. Saat kejadian, warga sempat panik dan berlarian, ada yang sampai lecet karena terjatuh. Untuk dampak langsung, tidak ada,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Menurut penjelasan pihak kecamatan, kepanikan tersebut bersifat spontan lantaran warga khawatir akan adanya ledakan susulan yang lebih dahsyat dari arah titik api. Refleks untuk segera menjauh menjadi prioritas utama warga guna menghindari risiko bencana yang lebih besar di lingkungan pemukiman mereka.

“Kalau warga sekitar, tidak ada korban serius. Hanya kaget saja karena sempat terdengar ledakan, sehingga mereka panik dan berlari,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan potensi adanya korban dari personel di dalam area operasional, pihak kecamatan belum mendapatkan informasi detail. Hal ini dikarenakan ketatnya prosedur keamanan industri saat terjadi keadaan darurat, di mana proses penanganan dilakukan secara tertutup oleh tim internal perusahaan.

“Kalau dari pihak Pertamina, kami belum mengetahui secara pasti. Saat saya tiba di lokasi, korban dari dalam sudah dievakuasi,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan bahwa tindakan medis terhadap pekerja yang mungkin terdampak telah dilakukan sesaat setelah kebakaran Pertamina Losarang mulai dapat dilokalisir.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut