get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Gudang di Indramayu Hanguskan Tempat Penyimpanan Garam

Kadis DKPP Indramayu Buka Suara soal Mikrofon Bocor dalam Rapat Virtual Gerakan Tanam Serempak 2026

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:01 WIB
header img
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto. (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id — Jagat media sosial di wilayah Pantai Utara Jawa Barat sempat dihebohkan oleh pemberitaan pembicaraan pejabat daerah yang tidak sengaja tersiar dalam forum resmi berskala nasional.

Menanggapi situasi yang terus bergulir tersebut, institusi DKPP Indramayu yang dipimpin oleh Sugeng Heryanto akhirnya buka suara terkait polemik insiden mikrofon bocor saat rapat virtual Gerakan Tanam Serentak (Serempak) 2026 yang digelar Kementerian Pertanian melalui Zoom Meeting.

Meski tidak banyak memberikan komentar panjang lebar di hadapan awak media, Kepala DKPP Indramayu tersebut mengaku hingga kini masih merasa heran dan bingung mengenai letak titik persoalan yang kemudian memicu polemik serta perdebatan hangat di tengah publik.

“Saya juga bingung sampai saat ini,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi di kantor DKPP Indramayu, Rabu (10/6/2026).

Demi menjaga kondusivitas kemitraan di sektor agraria daerah, jajaran pimpinan DKPP Indramayu memastikan telah mengambil langkah taktis berupa komunikasi dan klarifikasi langsung dengan pihak DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu menyusul ramainya reaksi dari berbagai pihak atas kejadian tidak sengaja tersebut.

“Saya sudah ngobrol dengan teman-teman Tani Merdeka,” katanya

Namun saat ditanya lebih jauh mengenai apakah terdapat kesalahan substansial atau pelanggaran etika dalam insiden tersebut, pihak DKPP Indramayu memilih irit bicara dan enggan memberikan komentar lebih lanjut agar tidak menimbulkan penafsiran baru atau spekulasi liar di tengah masyarakat bawah.

“Saya tidak mau komentar nanti dianggap begini-begitu,” ucapnya.

Ia kembali menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa proses tabayun serta klarifikasi internal sudah dilakukan secara kekeluargaan guna meredam polemik yang berkembang di media sosial belakangan ini.

“Sudah klarifikasi,” tegasnya singkat.

Sebelumnya, insiden mikrofon bocor dalam rapat virtual Gerakan Tanam Serentak 2026 tersebut mendadak menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari jajaran DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kabupaten Indramayu yang ikut memantau kinerja DKPP Indramayu.

Ketua DPC KAI Kabupaten Indramayu, Oman Sulaksono, bahkan mengutarakan pandangan hukumnya dan menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan pendampingan hukum secara total kepada DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu apabila diperlukan terkait polemik tersebut.

Menurut pandangan Oman, setiap pejabat publik di lingkungan DKPP Indramayu seharusnya bisa lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik formal meskipun dalam kondisi tidak sadar mic menyala, karena hal tersebut sangat rentan memicu kegaduhan dan menimbulkan reaksi protes dari berbagai pihak yang merasa dirugikan.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut