Korban Tewas Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu Bertambah Menjadi 11 Orang
Ia menjelaskan enam korban lainnya hingga kini masih harus menjalani perawatan intensif dari tim medis. Sebagian pasien direncanakan akan segera menjalani tindakan operasi akibat luka fisik yang cukup fatal.
"Sebagian besar pasien mengalami patah tulang dan cedera kepala. Beberapa hasil CT Scan juga menunjukkan adanya perdarahan di dalam otak," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kuwu) Cempeh, Kecamatan Lelea, Carkana, turut memantau perkembangan kondisi warganya. Carkana membenarkan adanya lonjakan angka kematian dari warganya yang menjadi korban kecelakaan maut Pantura Indramayu tersebut.
"Informasi terakhir yang kami terima, korban meninggal sudah 10 orang. Delapan meninggal di rumah sakit, kemudian ada dua lagi yang meninggal setelah dirawat," kata Carkana.
Editor : Tomi Indra Priyanto