Pelayanan Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas dapat Prioritas Utama dari Kanwil Kemenag Jabar

Selamet Hidayat
Pengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta menggelar Meal Test Penerbangan Haji untuk Embarkasi Jakarta-Bekasi dan Kertajati. (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

Menurut Ajam, ada beberapa kebijakan khusus yang diterapkan oleh Kanwil Kemenag Jabar untuk musim haji tahun 2025 ini, di antaranya penempatan jemaah lansia di lantai terbawah penginapan (di embarkasi dan Arab Saudi), penyediaan fasilitas pendukung seperti kursi roda dan golf car, dan prioritas tempat duduk VIP di pesawat bagi lansia.  

"Untuk Provinsi Jawa Barat sendiri untuk slot calon jemaah haji yang berangkat pada tahun 2025 ini mendapat kuota 38.723 jemaah, yang terdiri dari 36.230 jemaah reguler, 1.935 lansia, 291 petugas haji daerah dan 202 pembimbing KBIHU," jelasnya. 

Jadwal pemberangkatan akan dilakukan melalui dua embarkasi yaitu Jakarta-Bekasi (JKS): 61 kloter (26.681 jemaah). Kertajati (KJT): 28 kloter (12.042 jemaah). Kloter pertama direncanakan berangkat pada 2 Mei 2025.  

Ajam Mustajam mengakui tantangan tahun ini, seperti pengurangan kuota petugas kloter (4 orang per kloter: ketua, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat) serta tingginya jumlah jemaah lansia. 

Namun, ia optimis kerja tim PPIH yang melibatkan multisektor seperti kesehatan, imigrasi, dan kepolisian bisa memastikan kelancaran operasional.  

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network