Bupati mengaku bangga dapat hadir di tengah para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang terus berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia menegaskan, PGRI adalah organisasi kuat dan taat aturan yang harus terus membangun kekuatan serta kebersamaan demi terwujudnya guru profesional dan sejahtera.
Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Guru Hebat Indonesia Kuat”, Bupati menilai konferensi ini relevan dengan tantangan zaman. Keberhasilan Indonesia mencapai visi 2045, kata dia, sangat ditentukan oleh mutu pendidikan, dengan guru sebagai ujung tombak.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, melalui visi Indramayu REANG, berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, antara lain melalui penguatan sarana prasarana, pelatihan guru, serta sinergi program bersama organisasi profesi seperti PGRI.
Bupati berharap konferensi berlangsung demokratis, melahirkan kepengurusan yang solid, mampu menjaga marwah PGRI, dan menjadi mitra transformatif bagi pendidikan di Indramayu.
“Pembangunan pendidikan yang sukses tidak lepas dari kerja keras PGRI yang gigih bahu-membahu demi kemajuan daerah. Mari kita terus bekerja bersama demi kejayaan Indramayu yang kita cintai,” pungkasnya. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
