Keduanya pun melarikan diri dan bersembunyi di area Blok Bucu sebelum akhirnya diamankan polisi. Melandri mengaku tidak memiliki hubungan dengan geng motor yang disebut Jerman kelompok yang sempat dituding menjadi pemicu bentrokan di wilayah itu.
“Kami tidak ada hubungan sama sekali dengan geng motor mana pun. Malah kelompok itu yang dulu pernah kami tantang berkelahi,” tutur Melandri dalam keterangannya kepada polisi.
Kapolsek Terisi menegaskan, pihaknya masih menyelidiki motif di balik kejadian tersebut, termasuk memastikan kebenaran dugaan keterlibatan geng motor.
“Kami akan panggil orang tua kedua remaja itu untuk pembinaan. Polsek Terisi berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tidak ada lagi aksi balas dendam atau tawuran,” tegas Aiptu Kalim. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
