Tak Sekadar Tradisi, Ini soal Perut: Suara Penyapu Koin Jembatan Sewo Indramayu

Wahyu Topami
Potrait penyapu koin di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Selasa (17/3/2026). (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Di balik ramainya arus mudik di kawasan Jembatan Sewo, wilayah perbatasan Indramayu dan Subang, terdapat cerita lain yang jarang terdengar. Bukan sekadar tradisi, aktivitas penyapu koin di lokasi tersebut menjadi cara bertahan hidup bagi sebagian warga.

Salah satunya adalah Natmi (54), warga Kecamatan Sukra yang telah puluhan tahun menjalani aktivitas tersebut. Baginya, menyapu koin di jalan bukan pilihan mudah, melainkan tuntutan keadaan.

“Ini sudah turun-temurun. Sudah lama sekali. Bisa 10 tahun, 20 tahun, bahkan lebih. Dari dulu sudah ada, dari zaman orang tua juga sudah ada,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Natmi mengaku, sejak kecil dirinya sudah melihat aktivitas serupa dilakukan oleh generasi sebelumnya. Kini, di usianya yang tidak lagi muda, ia tetap bertahan di tengah risiko yang mengintai setiap saat.

“Ya kadang deg-degan juga, tapi sudah biasa. Namanya juga cari makan. Kita ini sudah tua, butuh makan, butuh jajan,” katanya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network