“Korban sudah sekitar enam bulan bekerja sebagai montir di bengkel kami. Dia pernah bilang berasal dari Pati, Jawa Tengah, tapi tidak pernah menunjukkan KTP,” ungkap Novian.
Menurut Novian, selama bekerja korban dikenal tertutup dan pendiam. Bahkan, korban menolak tidur di kamar dan memilih tidur di luar rumah dengan alas kasur.
“Kalau ngobrol juga ada batas. Terakhir saya lihat dia seperti uring-uringan setelah melihat HP-nya. Saya menduga ada masalah, tapi tidak pernah cerita,” tambahnya.
Petugas dari Polsek Indramayu yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
