Polemik PTSL Terisi, Pegiat NU Indramayu Bantu Laporkan Dugaan Pungli Program Gratis

Wahyu Topami
Seorang warga Desa Jatimunggul, Imam Syaefudin, saat menjelaskan tentang polemik PTSL di Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (27/4/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Berdasarkan data sementara, Polemik PTSL Kecamatan Terisi berdampak pada lima desa, yakni Desa Plosokerep, Cibereng, Kendayakan, Karangasem, dan Manggungan.

Di Desa Plosokerep tercatat sebanyak 2.010 pendaftar, Desa Cibereng 1.260 pendaftar, Desa Kendayakan 700 pendaftar, Desa Karangasem 700 pendaftar, serta Desa Manggungan 400 pendaftar.

Sementara itu, untuk Desa Jatimunggul, persoalan dalam Polemik PTSL Kecamatan Terisi disebut telah lebih dulu diselesaikan setelah dilakukan pengecekan bersama pemerintah desa, dan uang yang sempat ditarik telah dikembalikan kepada masyarakat.

Pegiat NU Indramayu juga mendorong agar kasus ini ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang, termasuk Kementerian ATR/BPN, agar tidak merugikan masyarakat kecil.

Warga berharap Polemik PTSL Kecamatan Terisi ini dapat segera dituntaskan secara transparan dan tuntas, serta menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Harapan kami, uang masyarakat bisa kembali dan kondisi di Kecamatan Terisi tetap kondusif,” tutupnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network